Promo Sebar Iklan
📢 Promo hari ini pasang iklan di internet murah 🚀 Buruan sebar iklan massal murah ke 1.000 website, hanya 150 ribu! 👉 Posting iklan di website Iklan Sulawesi Tengah ini hanya Rp10.000 rupiah iklan tampil selamanya, hubungi Kami! 🎯 Jangan sungkan untuk kerjasama lainnya, hubungi Kami! 💥 Posting iklan di 50 website! dikerjakan manual ada Diskon besar !!!
thumbnail

Trend Hotpants ,Generasi Ancur

Hotpants yang dianggap sebagai produk gagal antara celana dalam dan celana pendek .Meskipun dianggap produk gagal ,hotpants ini sendiri tetap menjadi trend remaja bahkan orang dewasa menginjak usia ibu-ibu .

Hotpants, sejenis celana super pendek, kini bukan  hanya dikenakan wanita saat ke kamar mandi atau rehat di ranjang tidurnya. Hotpants kini menjadi trend di kalangan wanita muslimah, tidak hanya dikenakan dalam suasana informal, tapi juga dalam ruang-ruang formal. Hotpants seolah menjadi pakaian kebesaran wanita abad ini. Tidak ber-hotpants ria, akan dicap sebagai wanita yang tidak mengikuti perkembangan zaman. Kata anak muda, nggak gaul banget, gitu loch!.

Inilah realita dan fenomena yang kian mengakar di masyarakat.  Betapa Hotpants bak jamur di musim hujan. Atau lebih tepatnya, virus budaya yang meracuni perilaku dan gaya hidup generasi muda Islam, disadari atau tanpa disadari. Lihatlah betapa massif-nya fashion seronok tak senonoh itu terbalut melingkupi tubuh-tubuh wanita muslimah di sejumlah kota-kota besar.

Daya betot hotpants tak mengenal usia, mulai dari pelajar SMP, SMA, Mahasiswa, hingga ibu rumah tangga. Bayangkan, hotpants merajalela di mall-mall, di jalan-jalan, di panggung-panggung hiburan, di layar kaca, di majalah-majalah, bahkan ironisnya lagi Hotpants dikenakan saat reoni, kondangan, hingga mengambil raport anak di sekolah

Ya Allah, berilah petujuk pada mereka . . . Karena mungkin mereka belum tahu tentang kewajiban menutup aurat. Mereka belum tahu, betapa Islam memuliakan tubuh-tubuh mereka , menjaganya dari pandangan dan pikiran kotor para lelaki nakal di luar sana. Ya Allah, maafkan hambaMu  yang masih berada dalam taraf terendah keimanan dalam melihat sebuah kemaksiatan ini. Ya Allah, jagalah anak-anakku kelak di jaman yang sudah amat sangat penuh dengan tantangan kerusakan nilai moral ini.”
Jadi Mitra Unikbaca.com